Berita Malaysia, Brunai, Singapura

Denda lebih berat jika langgar aturan jalan raya

DENDA lebih berat ke atas mereka yang melanggar peraturan jalan raya di kawasan sekolah akan diperkenalkan sebagai satu langkah meningkatkan keamanan jalan raya.

Pada waktu yang juga, lebih banyak kamera berdekatan lampu merah dan kamera pandu laju akan dipasang di kawasan lalu lintas yang sibuk untuk 'menangkap' kendaraan yang memecut atau melanggar lampu isyarat merah.

Selain itu, lebih banyak aparat Polisi Trafik juga diperkirakan ditempatkan di jalan-jalan raya untuk memperketatkan otoritas keamanan jalan raya.

Menteri Kedua (Urusan Dalam Negeri merangkap Perdagangan dan Perusahaan), S. Iswaran, mengungkapkan langkah-langkah yang bakal diperkenalkan itu semalam.

Dia bicara kepada media sewaktu berkunjung ke Komand Keamanan di Akademi Polisi lama dekat Thomson Road, pagi semalam.

Iswaran berkata langkah-langkah itu adalah hasil dari semakan yang dijalankan Polisi Trafik Agustus lalu untuk meningkatkan langkah otoritas dan pendidikan serta keamanan jalan raya di sini.

Butiran lanjut mengenai langkah itu akan diumumkan sewaktu pembahasan Komite Perbekalan (COS) nanti.

Tambah dia, semakan itu dijalankan tidak karena kejadian tertentu, tetapi berdasarkan trend.

Senin lalu, satu kecelakaan ngeri di simpang Tampines Avenue 9 dengan Tampines Street 45 telah menjambret dua jiwa - Nigel Yap, 13 tahun, dan Donovan Yap, tujuh tahun.

Pasangan adik-beradik itu dikatakan ditabrak truk angkut pembancuh semen di simpang berhadapan Sekolah Menengah Dunman sewaktu bersepeda pulang ke rumah.

Mayat kedua mendiang itu dibakar di pusat pembakaran mayat Mandai petang semalam.

Awal dari itu, sekitar 600 orang, termasuk teman, saudara-tampil dan orang publik membanjiri kolong blok mendiang di Tampines Street 44 untuk mengirim dua beradik itu dalam perjalanan terakhir mereka.

Iswaran menarik perhatian bahwa lebih banyak prioritas akan diberikan kepada pendidikan mengenai keamanan jalan raya untuk sopir kendaraan berat.

Polisi Trafik juga akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan (MOE) tentang tatacara menyesuaikan program kesadaran keamanan jalan raya untuk anak-anak kecil, ujarnya.

Iswaran berkata: "Polisi Trafik dan agen pemerintah lain mempunyai peranan penting, tapi pengguna jalan raya seperti sopir, penumpang sepeda, pejalan kaki dan penumpang sepeda motor, saya merasa semuanya mempunyai peranan untuk dimainkan.

"Kita mempunyai tanggungjawab disertai supaya kita semua bisa aman di jalan raya sewaktu menggunakannya."



Read the original article
here...

yang Related Articles:-

Terms of use & Privacy policy Ping-it